PROTOKOL DAN TEKNOLOGI JARINGAN

 MARI KITA SELAMI LEBIH DALAM APA ITU PROTOKOL JARINGAN


Hii guys, pada penjelasan kali ini saya akan menjelaskan apa sih Protokol dan Teknologi Jaringan? kalian pasti tidak asing dengan Protokol pada jaringan.

Pada penjelasan kali ini bertujuan guna mengenal apa saja protocol jaringan dan tau fungsi maupun jenis serta cara kerja dari protocol jaringan.

PENGERTIAN PROTOKOL JARINGAN

Sebelum ke isi nya, alangkah baiknya kita paham dulu dengan Pengertian Protokol Jaringan terlebih dahulu. Maksudnya apa sih Protokol Jaringan itu? Protokol Jaringan merupakan sistem yang mengatur proses pertukaran data antara komputer dan jaringan. Nah protokol ini berperan sebagai penghubung antara pengirim dan penerima di dalam sebuah jaringan, sekaligus memastikan komunikasi berjalan lancar. Tanpa protokol, koneksi antar komputer tidak dapat terjadi secara efisien, dan akses data akan terganggu.

FUNGSI PROTOKOL JARINGAN

Agar Protokol Jaringan dapat mengatur laju komunikasi yang teratur, efisien, dan aman, berikut merupakan fungsi – fungsi Protokol Jaringan:

·       Mengatur Format Data

Hal ini mencakup bagaimana data dibagi menjadi paket – paket, bagaimana header dan footer ditambahkan untuk mengidentifikasi pengirim dan penerima, serta cara informasi lainnya disusun agar bisa dipahami oleh perangkat yang menerima.

·       Inisiasi dan Penutupan Koneksi

Dimana kamu dapat memulai komunikasi dengan perangkat lain dalam jaringan, seperti mengakses situs web atau mengirim email. Setelah komunikasi selesai, protokol juga membantu menutup koneksi dengan benar.

·       Mengatur Alamat dan Routing

Protokol jaringan dapat mengatur alamat unik untuk perangkat dalam jaringan, dan memastikan bahwa data dikirimkan ke tujuan yang tepat. Selain itu, protokol juga mengatur proses routing, yaitu bagaimana data diarahkan melalui berbagai perangkat dan rute dalam jaringan untuk mencapai tujuan akhir.

·       Deteksi dan Mengkoreksi Kesalahan

Protokol jaringan juga berfungsi mendeteksi sekaligus memungkinkan mengoreksi kesalahan dalam data yang dikirimkan. Ini sangat membantu memastikan integritas data selama proses transmisi.

·       Memanajemen Penggunaan Jaringan

Protokol jaringan juga berfungsi untuk mengatur penggunaan sumber daya jaringan, seperti bandwidth. Hal ini sangat penting untuk mencegah satu perangkat menghabiskan semua sumber daya dan memastikan kinerja yang seimbang bagi semua perangkat dalam jaringan.

·       Menjamin Keamanan Data

Beberapa protokol jaringan juga menyediakan lapisan keamanan untuk melindungi data dari akses yang tidak sah atau perubahan selama transmisi. Contohnya adalah enkripsi data melalui protokol HTTPS.

·       Memberikan Layanan

Protokol jaringan juga penyediaan berbagai layanan di atas jaringan, contohnya seperti email, pengiriman file, dan layanan web. Protokol ini mengatur bagaimana permintaan dan respons terjadi dalam pengiriman layanan.

·       Pemeliharaan Jaringan

Protokol jaringan juga dapat digunakan untuk melakukan pemeliharaan rutin, seperti pembaruan perangkat lunak atau konfigurasi jaringan.

JENIS - JENIS PROTOKOL JARINGAN

Berikut merupakan beberapa jenis – jenis protocol yang umumnya digunakan, yaitu:

·       TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol)

TCP/IP merupakan protokol jaringan dasar yang membentuk dasar internet. TCP ini mengatur bagaimana data dibagi menjadi paket-paket kecil dan dikirimkan melalui jaringan. Sedangkan IP, di sisi lain mengatur alamat dan pengiriman paket data ke tujuan yang tepat. Contoh mudahnya seperti ini, bayangkan TCP/IP seperti bahasa yang digunakan oleh komputer untuk berbicara satu sama lain. Ketika anda ingin mengirim email atau membuka sebuah situs web, komputer anda menggunakan TCP/IP untuk membagi informasi menjadi paket-paket kecil, mengirimnya melalui jaringan, dan memastikan bahwa informasi tersebut sampai dengan aman dan tepat ke tujuannya.

·       HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah cara komputer berkomunikasi untuk mengirimkan halaman web dari server ke browser kita. Bayangkan kamu sedang meminta buku dari perpustakaan sekolahmu. Kamu memberi nomor rak buku (alamat URL), lalu petugas perpustakaan (server) mengambilkan buku itu untukmu. HTTP memastikan kamu bisa mendapatkan buku (halaman web) dengan cepat dan tepat. Contoh, ketika kamu mengetikkan "www.example.com" di browser, HTTP membantu mengambil halaman web dari server example.com ke layar komputermu.

·       HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure)

HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah versi yang lebih aman dari HTTP. Ini seperti cara yang lebih terjaga untuk berkomunikasi dengan komputer lain di internet. Bayangkan kamu ingin mengirim pesan rahasia ke temanmu di sekolah. HTTPS memastikan pesanmu terlindungi dan hanya bisa dibaca olehmu dan temanmu. Contoh, ketika kamu berbelanja online di "www.example.com", HTTPS membuat transaksi pembelianmu aman. Informasi pribadi, seperti nomor kartu kredit, terenkripsi sehingga hanya bisa dibaca oleh kamu dan penjual yang sah.

·       FTP (File Transfer Protocol)

FTP (File Transfer Protocol) adalah cara komputer berbagi atau mentransfer file antara satu sama lain di jaringan. Bayangkan kamu ingin membagikan buku cerita favoritmu kepada temanmu di sekolah. FTP membantu kamu mengirim buku itu ke komputer temanmu dengan cepat. Contoh, misalnya, ketika guru memberikan tugas untuk mengirim file presentasi kepadamu melalui internet, dia mungkin menggunakan FTP untuk mengirim file tersebut dari komputernya ke komputermu. Dengan FTP, file bisa dipindahkan dengan mudah dari satu tempat ke tempat lain di internet.

·       SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) adalah cara komputer mengirim email dari satu alamat email ke alamat email lainnya di internet. Ini seperti cara komputer mengirim surat elektronik antar teman-temanmu. Bayangkan kamu ingin mengirim kartu ucapan ulang tahun kepada temanmu yang tinggal jauh. SMTP membantu kamu mengirim pesan itu dengan cepat ke alamat email temanmu. Contoh, ketika kamu menulis dan mengirim email kepada guru atau teman di sekolahmu, SMTP bekerja di belakang layar untuk memastikan pesanmu sampai dengan aman dan tepat waktu ke kotak surat elektronik penerima.

·       POP3 ( Post Office Protokol3) dan IMAP (Internet Massage Access Protokol)

POP3 adalah cara untuk mengambil email dari server dan menyimpannya di komputer atau perangkatmu. Ini seperti kamu mengambil surat dari kotak suratmu di kantor pos dan membawanya pulang. Contoh, ketika kamu membuka aplikasi email di ponselmu dan mengunduh semua pesan baru ke ponsel agar bisa membacanya secara offline. Sedangkan IMAP adalah cara untuk mengakses dan mengelola email langsung dari server, tanpa harus mengunduhnya ke komputer atau perangkatmu. Ini seperti kamu membaca dan mengatur surat langsung dari kotak suratmu di kantor pos. Contoh, ketika kamu menggunakan aplikasi email di komputer di sekolah dan melihat, mengirim, atau menghapus email langsung dari server tanpa mengunduhnya. Kesimpulannya dengan POP3, email akan diunduh dan disimpan di perangkatmu, sedangkan dengan IMAP, kamu dapat mengakses email langsung dari server tanpa perlu mengunduhnya terlebih dahulu.

·       DNS (Domain Name Server)

DNS atau Domain Name System adalah sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP agar dapat dipahami oleh komputer saat Anda mengakses situs web menggunakan nama domain. DNS adalah seperti buku telepon besar untuk internet. Bayangkan jika kamu ingin mengunjungi rumah temanmu, tetapi kamu hanya tahu namanya tanpa tahu alamatnya. DNS membantu komputermu menemukan alamat "rumah" dari situs web yang ingin kamu kunjungi. Contoh, ketika kamu mengetik "www.google.com" di browser internet, DNS akan membantu komputermu mencari tahu alamat IP (seperti kode pos) dari server Google di internet. Dengan begitu, komputermu bisa terhubung langsung ke Google dan menampilkan halaman pencarian tanpa masalah. Jadi, DNS membuat internet lebih mudah dijelajahi karena kamu hanya perlu mengingat nama situs web, bukan alamat IP yang rumit.

·       DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

Dynamic Host Configuration Protocol atau DHCP adalah protokol jaringan yang memungkinkan server untuk secara otomatis memberikan alamat IP dan konfigurasi lainnya kepada perangkat yang terhubung dalam suatu jaringan. DHCP adalah seperti cara untuk memberi alamat rumah sementara kepada komputer atau perangkatmu di jaringan internet. Contoh, ketika kamu menghidupkan komputer atau ponselmu di sekolah atau di rumah, DHCP akan memberikan alamat IP (seperti nomor identifikasi) secara otomatis kepada perangkatmu. Dengan begitu, komputermu bisa terhubung ke internet dan berkomunikasi dengan perangkat lain di jaringan tanpa harus mengatur alamat IP secara manual. DHCP membuat pengaturan jaringan menjadi lebih mudah dan cepat untuk digunakan.

CARA KERJA PROTOKOL JARINGAN

Protokol jaringan adalah seperti aturan yang digunakan oleh komputer untuk berbicara satu sama lain di internet. Ini seperti bahasa khusus yang membuat komputer bisa saling mengerti dan bertukar informasi. Bayangkan protokol jaringan seperti peraturan saat berbicara di telepon. Saat kamu menelepon temanmu, kamu harus menekan nomor dengan benar dan bicara dengan jelas agar temanmu bisa mendengar dan memahami pesanmu. Protokol jaringan juga bekerja seperti ini untuk komputer. Contoh, saat kamu membuka aplikasi atau situs web di komputermu, protokol jaringan membantu komputermu mengirimkan permintaan ke server di internet. Server ini kemudian mengirimkan balasan atau informasi yang diminta kembali ke komputermu. Semua ini berkat protokol jaringan yang membuat komunikasi di internet bisa berlangsung dengan lancar. Jadi, protokol jaringan adalah aturan atau cara komputer berkomunikasi di internet agar informasi bisa dikirim dan diterima dengan tepat dan efisien.


Penulis: Thama Adgi Syamdhani
Editor: Thama Adgi Syamdhani

Referensi:

*

إرسال تعليق (0)
أحدث أقدم